Proses Pengolahan Sampah di Pondok Pesantren Sunni

Sampah merupakan barang yang tidak bisa lepas dari kehidupan. Setiap makhluk hidup pasti menghasilkan sampah. Dengan demikian tentu jumlah sampah akan terus bertambah seiring dengan berjalannya waktu. Begitupun di lingkungan pondok pesantren, sampah merupakan masalah yang dianggap serius, karena pondok pesantren menghasilkan banyak sampah dan jika tidak ditangani maka akan menimbulkan pencemaran bagi lingkungan pondok dan sekitarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Sunni KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad berinisiatif mencari solusi permasalahan sampah yang kian tak teratasi. Kemudian Pengasuh turun tangan dengan beberapa Kang santri untuk mencari cara mengatasi sampah tersebut. Setelah mencoba berbagai cara akhirnya Pengasuh menemukan cara untuk mengatasi sampah yang ada di lingkungan pondok pesantren.

Usaha untuk mengurangi pencemaran di lingkungan Pondok Pesantren dapat dilakukan dengan cara menanggulangi sampah yang ada di lingkungan Pondok pesantren. Salah satu cara yang digunakan untuk menanggulangi sampah yang tidak teratasi adalah dengan cara mengolahnya.

Pengolahan sampah ini dilakukan dengan cara memilah atau memisahkan sampah menurut jenis dan kelompoknya. Kemudian setelah sampah telah terkumpul berdasarkan jenis dan kelompoknya maka kemudian akan dimanfaatkan, seperti: sampah organik akan diolah menjadi pupuk, sampah yang masih bernilai ekonomis akan dijual, kemudian sampah yang tidak dapat diolah akan dimusnahkan.

Semua pelaksaan tahapan demi tahapan proses pengolahan sampah dikerjakan oleh Kang santri pondok secara bergantian. Selain bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan pondok, kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih para santri agar dapat mengatasi masalah sampah dan dapat mempraktikkannya ketika mereka telah keluar dari lingkungan pondok pesantren.

Srono, Minggu 3 November 2019
Report : Muhammad Azka Al Amin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *