Pemeriksaan Rutin Peralatan Pribadi Santri

Ada pemandangan berbeda di Pondok Pesantren Sunni setiap hari Minggu subuh dibanding dengan pondok-pondok lainnya. Setiap hari Minggu para pengurus pondok rutin menyelenggarakan pemeriksaan perlengkapan pribadi wajib santri.

Program ini terlihat sepele, namun sangat memiliki pengaruh terhadap ketertiban dan kedisiplinan santri dalam aktifitas kesehariannya di pondok pesantren. Tidak jarang terjadi banyak pelanggaran santri berawal dari salah satu santri yang tidak memiliki peralatan di pondok.

Tidak jarang terjadi menggosop sandal disebabkan ada salah satu santri yang tidak memiliki sandal. Banyak keluhan wali santri yang sabun anaknya cepat habis disebabkan dipakai teman-temannya tanpa kendali.

Dengan berjalannya program ini ketertiban santri sangat terjaga sebab tidak lagi tejadi pencurian, perampasan, penggosoban barang milik santri lainnya dikarenakan masing-masing santri memiliki peralatan pribadi yang lengkap. Program ini sangat berpengaruh positif dalam pembelajaran santri.

Setiap Minggu pagi, para santri wajib mengosongkan almari dan membawa semua peralatan pribadinya di aula untuk diperiksa satu persatu. Pada saat itu para pengurus akan memeriksa semua peralatan, mulai dari memeriksa kelengkapan peralatan sekolah dan diniyah, peralatan mandi, peralatan kosmetik, peralatan sehari hari, termasuk baju, celana sarung dan lainnya tanpa terkecuali.

Bukan hanya memeriksa kelengkapan, juga akan memeriksa terdapat barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, narkoba, atau gambar-gambar tidak senonoh. Semua dicek pada saat hari Minggu pagi. Kebiasaan ini bertujuan untuk antisipan kehilangan, pinjam meminjam, dan lain sebagainya.

Jika salah satu santri kedapatan peralatannya tidak lengkap, maka pada hari Minggu akan langsung dilengkapi lewat petugas bendahara, sekiranya peralatan itu memenuhi kebutuhan selama satu minggu.

Selain itu dengan adanya kebiasaan ini, ketika belajar akan kondusif dan fokus, tidak akan selalu terbebani dengan barang diambil temannya, barang hilang, barang dipinjam, dan lain sebagainya. Karena Pondok sudah punya solusi atas semua kejadian di atas. [M. Nur Rofiq]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *