Mengendalikan Pintu Gerbang untuk Keamanan dan Kenyamanan Pondok Pesantren

“Joger” kata yang lekat di santri Sunni. Tidak semua pondok mempunyai istilah seperti itu, karena kata itu adalah karya santri Sunni.

Semenjak KH. Ainur Rofiq Sayyid Ahmad dawuh tentang pentingnya keamanan pondok dengan menjaga gerbang utama pondok, dari itulah terbentuk kata “Joger” yaitu jogo gerbang (bahasa Jawa).

Jogo gerbang merupakan salah satu aktifitas santri yang berkaitan dengan kemanan pondok, yang mana aktifitas itu diterapkan selama 24 jam. Dengan adanya joger aktifitas keluar masuk baik santri, karyawan, Ustad, Ustadah, Guru, orang orang Asing, dan siapapun yang menggunakan gerbang akhirnya terkontrol dengan baik.

Dengan adanya joger, kebiasaan santri bobol pun berkurang, dan hal hal lain yang terbiasa menjadi sesuatu negatif ke pondok pun bisa diminimalisir, yang akhirnya kegiatan dalam pondok semakin kondusif dan fokus, keamanan pondok semakin terjaga, semua demi mencetak kader kader penerus agama.

Berikut merupakan layanan teknis di bidang keamanan penjaga pintu gerbang utama pesantren;

  1. Mengisi buku catatan kejadian terkait penyalahgunaan fungsi pintu gerbang.
  2. Menghantar dan memberi petunjuk kepada para tamu pesantren.
  3. Menahan masuk para tamu yang tidak sesui dengan kriteria pesantren, seperti tidak berbusana Islami atau tamu yang mencurigakan yang tidak jelas keperluannya.
  4. Menahan keluar para santri yang tidak sesuai prosedur, seperti keluar belum mendapat izin dari pihak pondok atau keluar namun tidak berbusana sopan dan Islami.
  5. Mengamankan barang-barang berharga yang terdapat di dalam lingkungan pesantren, seperti motor yang sedang parkir, dll.
  6. Menjaga ketenangan dan keamanan siang dan malam.
  7. Memeriksa bawaan para tamu atau santri yang mencurigakan, seperti senjata tajam atau narkoba.
  8. Sesekali patroli di seputar pintu gerbang dan pagar pondok pesantren.
  9. Melaporkan kejadian secepatnya pihak-pihak yang terkait, bila ada.

Kecintaannya terhadap pesantren yang membuat penjaga pintu gerbang pondok betah menjalankan tugasnya. Dengan mengharap barokah dari para guru, mereka yang sedang menjalankan tugasnya selama 24 jam merasa enjoy. [Munir]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *